Sebulan adalah waktu yang tak sebentar,maka sejak sekarang,kita harus mempersiapkan diri dengan baik menyambut bulan suci ini. Setidaknya ada tiga hal yang harus kita siapkan agar kita bisa prima lahir-batin di Ramadhan nanti.
Tiga hal tersebut adalah :
1). Stamina yang bagus jelas dibutuhkan. Tak hanya fisik,tapi rohani juga harus sehat. Orang yang imannya selapis kulit bawang,akan mudah kepayahan saat puasa.
2). Perlunya mengkaji sejarah Nabi,dan sahabat-sahabatnya, sebab bisa meninggalkan jejak yang nyata bagi kesuksesan dan kesemangatan kita dalam menjalankan ibadah itu sendiri.
3). Modal pengetahuan. Orang yang puasa pakai ilmu, jauh berbeda dengan yang puasa ngasal. Menurut imam ghozali, puasa yang hanya menahan lapar dan haus,itu tak lebih dari puasanya hewan. Semisal kupu-kupu saat masih dalam kepompong, ayam saat mengerami, ular saat ganti kulit, atau beruang yang hibernasi.
Nah,apa saja ilmu pengetahuan soal puasa? Penulis akan ajak para sahabat untuk berlayar di lautan empat madzhab,sebagai tambahan ilmu,agar puasa kita lebih mantap :-)
Pertama, tentu saja permulaan ramadhan itu sendiri adalah dengan tampaknya bulan sabit di awal ramadhan. Atau penyempurnaan 30 hari bulan sya'ban jika gagal melihat bulan sabit awal bulan.
RUKUN PUASA ...
- Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa,terutama syahwat-syahwat perut dan kemaluan
- Niat di malam hari
SYARAT-SYARAT PUASA...
@ Syarat-Syarat wajib pelaksanaan puasa secara umum dalam madzhab empat adalah :
- Muslim (tentu saja orang kafir tak wajib puasa).
- Baligh (yang belum baligh,masih anak-anak,tak wajib)
- Berakal (yang kehilangan akal,semisal pingsan atau gila,juga tak wajib)
- Kemampuan puasa (maka bagi orang yang sangat tua,atau yang sakit parah,tak ada kewajiban puasa,dengan syarat)
- Tak sedang bepergian (ini adalah syarat tambahan dari madzhab Maliki)
@ adapun syarat-syarat sahnya pelaksanaan puasa,secara umum dalam empat madzhab adalah :
- Niat (diharuskan setiap hari,sebelum terbitnya fajar,dan pemastian kefardhuannya. Kecuali Madzhab Maliki,Niat puasa 30 hari bisa digabungkan dalam satu hari di awal Ramadhan. Solusi bagi orang yang kerap lupa niat).
- Suci dari Haidh dan Nifas, so yang sedang haidh,tak boleh puasa,dan tak sah bila tetap puasa.
SUNNAH-SUNNAH DALAM PUASA...
1. Sahur,meski seteguk air. Dan diletakkan di akhir malam,dekat fajar.
2. Menyegerakan berbuka saat adzan maghrib berkumandang. Dengan makanan-makanan ringan yang manis,seperti kurma,dan seteguk air.
3. Berdoa usai berbuka
4. Memberi makan/jajanan buat berbuka pada orang-orang yang puasa
5. Mandi dari jinabat,haid,nifas, sebelum fajar,agar puasa dalam keadaan suci.
6. Menahan mulut dari bicara yang tak perlu.
7. Meninggalkan hal-hal mubah yang biasa dinikmati saat santai.
8. Berbuat baik pada kerabat,dan memberi jatah belanja lebih pada keluarga
9. Menyibukkan diri dengan kajian-kajian bermanfaat,dzikir,dan baca al-Qur'an.
10. I'tikaf di masjid. Terutama 10 hari terakhir bulan ramadhan. Untuk mencari lailatul Qodar,malam seribu bulan (yang jika dikonversikan,sama dengan ibadah 83,4 tahun.
11. Menghidupkan malam hari dengan qiyamul lail,terutama tarawih.
12. Muhasabatun Nafs (introspeksi) atas segala kesalahan dalam setahun,lantas memohon ampunan dan bertaubat.
Sederhana bukan? Poin-poin tambahan yang mesti kita diraih saat ramadhan.
HAL YANG DIMAKRUHKAN SAAT PUASA...
1. Mengincipi sesuatu dengan tanpa ada sebab (semisal mengukur rasa asin dalam kuah).
2. Mengunyah sesuatu.
3. Ciuman,foreplay..
4. Mengumpulkan liur dalam mulut lalu ditelan.
5. Kumur-kumur bukan dalam rangka wudhu.
6. Berlama-lama mandi atau mendinginkan diri.
7. Wishol, menyambung menahan makan ke malam. Meski tak dianggap puasa lagi. Dengan kata lain,waktu buka,tidak mengincipi makanan apapun.
Nah,itu semua adalah hal-hal yang layak kita ketahui buat Ramadhan ini. Di samping pembatal puasa seperti makan,minum,atau sex sebelum waktu buka puasa..
Semoga Ramadhan kali ini kita bisa lebih baik dari sebelumnya,amin
A2DC: Ada Apa Dengan Cewek! [Part #2]
1 tahun yang lalu


0 komentar:
Poskan Komentar