Minggu, 23 Mei 2010

NU dan Ahlus sunnah wal jamaah

NU (nahdhatul ulama') dalam anggaran dasarnya (qonun asasi) menyatakan,bahwa dalam fiqih menganut salah satu dari 4 madzhab (syafi'i,hanafi,hambali,maliki). Dalam teologi,menganut salah satu dari 2 aliran (asy'ariyyah,maturidiyyah). Dalam tasawwuf mengikuti pemikiran tokoh-tokoh sentral sufi semacam Junaid al-baghdadi.sariy assaqothi,syaqiq al-balkhi,ma'ruf al karkhiy,dll (yg lebih menekankan pada pendalaman dan praktek syariat serta suluk,juga adab secara intensif).
Umpama anggota NU menetapkan diri menganut madzhab syafi'i,maka tidak ada larangan baginya mengikut salah satu pendapat madzhab lain jika menuntut itu.
(soal anggaran dasar NU yang digariskan oleh hadhratus syaikh Hasyim asy'ari, tertulis secara lengkap dan rinci dalam kitab "Hasyiyah as-showi ala khoridatil bahiyyah" lid Dardir.. Dan kami menduga kuat,beliau menjadikan kitab monumental dalam aqidah itu sebagai referensi utama saat mendirikan NU... Silahkan merujuk ke kitab tersebut,term bahasan "Man hum ahlussunnah wal jamaah?"

Sedangkan ahlussunnah wal jamaah,atau "al-firqoh an-najiyah",golongan yang selamat (sebagaimana istilah Nabi), adalah golongan yang tetap pada ajaran Nabi dan apa yg dilakukan Sahabat atas petunjuk Nabi (maa alaihi ana wa ash-habi). Dan oleh Nabi,mereka diindikasikan sebagai golongan mayoritas (assawad al-a'dzom) dalam tubuh ummat islam (berarti di sana ada assawad al-asghor,golongan2 kecil,minoritas). Yang oleh Nabi,kita diwanti2 untuk selalu mengikut golongan mayoritas ini. Nah bagaimana tanda mereka? Mereka memang tidak terikat dalam sebuah organisasi,tidak terorganisir rapi,dan tidak terdata. Tapi mereka satu dalam pemikiran dan amaliyah sehari-hari. Jika kita mau jujur dan bijak menilai,dan membaca data yang ada dari seluruh negara islam di dunia, golongan mayoritas itu saat ini,dalam fiqih berputar di madzhab empat tdi (bandingkan dg imamiyah,ja'fariyah,zaidiyah,atau dzohiriyah yg hanya diikuti sebagian). Dalam aqidah banyak yg mengikut asy'ari atau maturidi, (bandingkan dengan mujassimah,mu'tazilah,qodariyah,ibadhiyah,jabariyah,itsna asyariyah,yang hanya diikuti negara tertentu). Dan data secara valid mengatakan,bahwa golongan mayoritas ini (assawad al-a'dzom) seluruhnya mengikuti tasawwuf dg berbagai macam alirannya ! Bahkan saudi arabia sekalipun,dari luar seolah tak ada sufi,tapi di dalam? Gudang sufi dunia. Apalagi indonesia (dan negara2 islam di asia selatan,asia tenggara) afrika (trutama afrika utara,tengah,dan selatan),atau eropa (terutama turki).. Sufi adalah assawad al-a'dzom.
Nah,itu sekilas ahlussunnah wal jamaah,soal pemikiran lebih detail,filsafatnya,adalah bab lain yang menyendiri... Dan NU,adalah ahlussunnah wal jamaah,bukan ahlussunnah wal jamaah itu NU,mesti difahami dg baik hal ini..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar