Senin, 01 Maret 2010

Taubat atas dosa

Mungkin kita -atas rahmat Alloh- bisa menghindar dari dosa-dosa besar, terutama 7 dosa yang menghancurkan pelakunya,yaitu :
1. Mensekutukan Alloh (syirik)
2. Membunuh
3. Durhaka pada orang tua
4. Zina
5. Minum minuman keras
6. Makan harta anak yatim
7. Menuduh orang yang menjaga diri dengan tuduhan zina. . .

namun kerap dari kita lalai dan tak sadar sering melakukan dosa kecil. Lebih parah lagi,meremehkannya, ah,cuma dosa kecil doank. Para ulama ahli batin menasehatkan agar kita jangan menganggap ringan dosa kecil. Sebab dosa kecil,jika dilakukan terus menerus tanpa ada usaha menghentikannya,tidak ada usaha taubat atau beristighfar,maka akan menjadi besar juga. Nabi mengatakan, tidak ada dosa itu kecil jika dilakukan terus menerus,maksudnya dosa itu menumpuk dan jadi besar.
Kontinyu melakukan dosa-dosa kecil juga membuat hati gelap. Dalam sebuah hadits diterangkan, sesungguhnya seorang hamba mu'min,jika melakukan sebuah dosa,di hatinya diberi sebuah tanda titik hitam,jika dia mencerabut diri dan beristighfar dari dosa itu,hatinya kembali cemerlang. Namun jika kembali lagi,titik tersebut bertambah besar (dan tidak taubat lagi) maka akan menjadi berkarat.

Kita juga diperingatkan untuk memperhatikan dosa-dosa kecil,sebab jika tidak,ia bisa berkumpul jadi besar dan menghancurkan pelakunya

dosa-dosa kecil yang tak sadar dilakukan juga inilah yang membuat rezeki seret,membuat kita gampang lupa sama pelajaran,juga membuat bodoh dan miskin. Redupnya cahaya ilmu adalah karena dosa kecil yang dirutini.

Sebagai anak adam,sudah seharusnya kita meniru beliau,segera bertaubat usai melakukan dosa. Beliau bahkan 500 tahun tak berani memandang langit hanya gara-gara satu dosa

Nah,bagaimana dengan kita? Saatnya mengaca dan meraba diri kembali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar